Desa Ongko terletak di kawasan perbukitan dan dataran yang subur di Kecamatan Maiwa. Nama "Ongko" secara sejarah lisan setempat berkaitan erat dengan karakteristik wilayahnya yang dahulunya merupakan kawasan pemukiman tua berbasis agraris yang strategis.
Secara kultural, Ongko mendiami wilayah perbatasan budaya Massenrempulu dan Bugis, menjadikan masyarakatnya memiliki kebudayaan yang khas serta tutur bahasa yang kuat dalam tradisi dialek Pattinjo/Maiwa.
Sebagai salah satu Desa di kecamatan Maiwa, Desa Ongko secara geografis berbatasan dengan desa-desa diantaranya ;
- Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Tuncung;
- Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Boiya;
- Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Salodua; dan
- Sebelah Barat berbatasan dengan Kelurahan Bangkala.
Pada tanggal 29 September 2007 Pemerintah Kabupaten Enrekang memakarkan Desa Salodua menjadi Desa Ongko dan Desa Salodua Kecamatan Maiwa yang kemudian desa ongko membawahi wilayah-wilayah dusun diantaranya Dusun Kajubulo; dan Dusun Pallangkea; dan Dusun Kambili.
Luas wilayah Desa Ongko 11, 31 Km². Ibu Kota Desa Ongko berkedudukan di Ongko.